TAPSEL — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara menunjukkan respons cepat dan nyata terhadap bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Jajaran pimpinan Golkar Sumut turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.
Aksi tanggap darurat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang meminta seluruh struktur partai bergerak cepat, bergotong royong, dan hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya di wilayah Sumatera yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Bantuan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung (ADK), didampingi sejumlah tokoh dan kader Golkar lintas tingkatan. Turut hadir Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Aswin Parinduri, Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar, Ketua Golkar Tapsel H. Rahmad Nasution, Ketua Golkar Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Sekjen Golkar Paluta Mula Rotua, Anggota DPRD Paluta Fraksi Golkar Gusti Putra Hajoran, serta Wakil Bupati Tapsel Jakfar Sahbudin Ritonga yang juga kader Partai Golkar.
Kehadiran lengkap kader dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota ini menegaskan soliditas dan keseriusan Partai Golkar dalam merespons bencana secara terpadu.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan mendesak bagi warga pengungsi, di antaranya matras, peralatan dapur, serta paket sembako.
Kecamatan Batang Toru sendiri tercatat sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu, yang menyebabkan rusaknya infrastruktur, terputusnya akses jalan, serta memaksa ratusan warga mengungsi.
Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM juga telah menyalurkan bantuan berupa ratusan unit tenda dan logistik ke wilayah tersebut.
Plt Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen partai untuk selalu hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah perintah langsung Ketua Umum Partai Golkar untuk memantau kondisi pasca bencana dan turun langsung ke lapangan berdasarkan laporan kader-kader Golkar di Tapanuli Selatan,” ujar ADK.
Ia juga mengungkapkan bahwa penanganan bencana menjadi salah satu dari tiga tugas utama yang diberikan Ketua Umum Bahlil Lahadalia kepadanya, selain mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) serta melakukan harmonisasi dan konsolidasi internal partai di Sumatera Utara.
Aksi kemanusiaan Golkar Sumut ini merupakan bagian dari gerakan nasional Partai Golkar. Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar DPR RI telah menggalang donasi internal lebih dari Rp2,7 miliar untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut tercatat menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang luas.
Sejumlah pakar lingkungan menilai banjir bandang yang terjadi di Sumatra, termasuk di Sumatera Utara, tidak hanya dipicu curah hujan ekstrem, tetapi juga diperparah oleh kerusakan ekosistem hutan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS).
Dr. Ir. Hatma Suryatmojo dari UGM menyebut hilangnya fungsi hutan akibat deforestasi dan alih fungsi lahan memperbesar daya rusak banjir, termasuk di kawasan ekosistem Batang Toru yang merupakan wilayah hulu strategis.
Usai menyalurkan bantuan di Batang Toru, ADK memastikan rombongan Golkar Sumut akan melanjutkan agenda kemanusiaan ke Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga untuk memantau kondisi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak lainnya.
Langkah ini menegaskan konsistensi Partai Golkar dalam menjalankan peran sosial dan kemanusiaan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam masa tanggap darurat hingga rehabilitasi pasca bencana.(DsP)
